#halosemetonblahkiuh
Blahkiuh, 16 Maret 2026 – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi, masyarakat Desa Adat Blahkiuh melaksanakan Upacara Melasti ke Pantai Batu Bolong sebagai bagian dari rangkaian upacara suci dalam menyambut Tahun Baru Saka. Upacara ini diikuti oleh prajuru desa adat, pemangku, krama desa, serta masyarakat yang dengan penuh ketulusan dan rasa bhakti mengiringi Pratima, sesuhunan dan sarana upacara menuju pantai untuk melaksanakan penyucian.
Upacara Melasti merupakan salah satu rangkaian penting sebelum Hari Raya Nyepi yang bertujuan untuk menyucikan diri, alam, serta segala sarana upacara yang terdapat di pura. Dalam prosesi ini, pratima, sesuhunan, simbol-simbol suci, serta berbagai perlengkapan upacara dibawa ke sumber air suci seperti laut atau danau untuk dilakukan proses penyucian (melasti).
Pantai Batu Bolong dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Melasti karena laut dipercaya sebagai sumber tirta amerta atau air kehidupan yang memiliki kekuatan untuk menyucikan segala kotoran, baik secara sekala (nyata) maupun niskala (tidak terlihat). Prosesi ini juga menjadi simbol pembersihan diri dari segala sifat buruk dan energi negatif sebelum memasuki Hari Raya Nyepi.
Melalui pelaksanaan Upacara Melasti ini, masyarakat Desa Adat Blahkiuh diharapkan dapat mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menyambut Hari Raya Nyepi. Selain sebagai bentuk pelestarian tradisi dan budaya Bali, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan, spiritualitas, serta keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.
#blahkiuh
#desablahkiuh
#blahkiuhlabda
#melasti